PANTURAINSIDE. Slawi – Polres Tegal melaksanakan kegiatan Laporan Latihan Pra Operasi Patuh Candi 2026 di Gedung Tantya Sudhirajati Polres Tegal, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya mematangkan kesiapan personel dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Tegal.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah, S.P., S.I.K., M.M., para Pejabat Utama Polres Tegal, Kapolsek jajaran, serta perwira staf Polres Tegal.
Dalam pemaparannya, Kabagops Polres Tegal AKP Suprianto, S.H., M.H. menjelaskan bahwa Operasi Patuh Candi 2026 akan dilaksanakan selama 20 hari, mulai tanggal 8 Juni hingga 21 Juni 2026. Operasi ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, serta mendukung upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkoba maupun minuman keras di wilayah hukum Polres Tegal.
Selain itu, Kasat Lantas Polres Tegal AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, S.T.K., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi akan mengedepankan penegakan hukum melalui tilang manual maupun Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), disertai kegiatan edukasi, sosialisasi, dan kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat melalui berbagai media informasi.

Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah, S.P., S.I.K., M.M. dalam arahannya menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai fungsi masing-masing serta mengedepankan profesionalisme dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan operasi.
“Saya meminta seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga sinergi dan komunikasi yang baik, serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan operasi yang berlangsung selama 20 hari ini dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi keselamatan masyarakat,” tegas Kompol M. Iskandarsyah.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa faktor dominan penyebab kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh kelalaian manusia atau human error, seperti mengantuk saat berkendara, kurang konsentrasi akibat penggunaan telepon seluler, kelelahan, serta perilaku menyalip tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas dan jarak pandang yang aman.
Melalui Latihan Pra Operasi Patuh Candi 2026, Polres Tegal berharap seluruh personel memahami tugas dan sasaran operasi sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan optimal dalam meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, mengurangi fatalitas kecelakaan, serta menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Tegal.






















