PANTURAINSIDE.COM, SLAWI – Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar Istighotsah dan Doa Bersama yang dirangkaikan dengan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tegal. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Amangkurat, Slawi, pada Jumat malam (20/02/2026).
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan satu tahun masa kepemimpinannya menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan visi pembangunan “Tegal Maju dan Tangguh”. Ia menegaskan bahwa tayangan refleksi yang ditampilkan bukan sekadar dokumentasi, melainkan cerminan kerja bersama seluruh elemen daerah dalam mendorong kemajuan dan ketahanan masyarakat menghadapi berbagai tantangan.
Menurutnya, berbagai program strategis telah direalisasikan, mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan mandiri, penguatan ketahanan lingkungan, pembangunan infrastruktur yang berkualitas, perbaikan tata kelola pemerintahan, hingga penguatan nilai sosial dan budaya masyarakat.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran di awal masa jabatan, Pemkab Tegal tetap mampu menjaga keberlangsungan pembangunan. Hal ini dibuktikan dengan tambahan anggaran infrastruktur sebesar Rp60,95 miliar yang digunakan untuk memperbaiki jalan sepanjang 149 kilometer serta merehabilitasi 315 rumah tidak layak huni dengan nilai sekitar Rp6,3 miliar.
Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah memberikan dukungan kepada 5.022 siswa sekolah dasar dan 1.356 siswa sekolah menengah pertama, termasuk perbaikan fasilitas pendidikan. Selain itu, melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, sebanyak 287 mahasiswa memperoleh beasiswa sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Dalam bidang ekonomi, Pemkab Tegal juga memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 8.146 petani dan nelayan, sekaligus mendorong pengembangan UMKM dan koperasi. Di sektor kesehatan, angka stunting berhasil ditekan dari 20,5 persen menjadi 15,9 persen.
Bupati Ischak menegaskan bahwa amanah kepemimpinan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kerja bersama. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari dukungan Forkopimda, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan seluruh warga Kabupaten Tegal.
Selain sebagai refleksi kinerja, kegiatan istighotsah juga menjadi ikhtiar spiritual di tengah berbagai bencana yang melanda wilayah Kabupaten Tegal, seperti banjir bandang di kawasan wisata Guci, pergerakan tanah di Desa Padasari dan Kajen, serta banjir di wilayah Suradadi dan Warureja.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memohon keselamatan, perlindungan, serta keberkahan bagi daerah dan masyarakat, khususnya yang terdampak bencana. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat mental, spiritual, serta solidaritas masyarakat dalam menghadapi berbagai ujian.
Melalui momentum ini, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat semangat gotong royong demi mewujudkan Kabupaten Tegal yang semakin maju, tangguh, dan sejahtera.(*)






















